6 Persiapan Untuk Rumah Tumbuh

Agustus 16, 2017
Potret Inspirasi - Bagi sebagian orang, mungkin hal-hal mengenai rumah tumbuh masih terdengar asing di telinga mereka. Konsep membangun rumah dengan cara ‘mencicil’ pembangunan ini sebenarnya tidak sedikit juga diterapkan oleh kebanyakan orang. Hal ini dianggap sebagai salah satu solusi untuk membangun rumah dengan biaya yang dimiliki masih minim. Sehingga, rumah dibangun terlebih dahulu dengan bujet yang ada. Lalu, pembangunan rumah akan dilanjutkan ketika biaya untuk membangun bagian selanjutnya sudah tersedia dan mencukupi.



Karena itulah, konsep seperti ini dinamakan dengan konsep rumah tumbuh. Begitu pula halnya jika Anda ingin membuat rumah Anda yang tadinya hanya terdiri dari satu lantai menjadi dua lantai. Anda bisa menggunakan konsep rumah tumbuh di rumah Anda.

Namun, perlu diperhatikan juga, untuk membangun rumah tumbuh tentu perlu persiapan yang jauh lebih matang dibandingkan dengan membangun rumah pada umumnya. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membangun rumah tumbuh.

1. Konsep dan Desain yang Matang
Salah satu kunci utama dari pembangunan rumah tumbuh adalah dengan konsep dan desain rumah yang dipersiapkan dengan matang. Hal ini agar saat pembangunan kedua struktur bangunan sudah disesuaikan dengan baik supaya struktur bangunan. Hal ini supaya setelah dibangun nantinya, struktur bangunan jadi akan tetap kuat seperti pada awal. Ini juga salah satu cara untuk menghindari terjadinya perobohan dan pembongkaran dinding yang akan membuat anggaran rumah jadi semakin besar.
Sebelum dilakukan pembangunan awal, Anda juga biasanya sudah harus bisa menentukan dan menyiapkan desain rumah secara keseluruhan sampai rumah selesai dibangun. Kemudian, Anda sesuaikan lagi dengan ruangan yang dibutuhkan untuk pembangunan di awal.

2. Tukang Bangunan Profesional
Sebuah struktur bangunan yang kokoh tidak akan lepas dari jasa tukang bangunan yang profesional dalam membangun sebuah rumah. Pastikan juga bahwa Anda menggunakan jasa tukang bangunan terpercaya untuk proyek bangun rumah Anda ini. Anda bisa meminta rekomendari jasa tukang dari saudara, kerabat atau teman yang sebelumnya pernah menggunakan jasa tukang untuk membangun rumah. Pastikan bahwa penyedia jasa tukang tersebut memiliki testimoni yang baik.

3. Struktur Bangunan
Pastikan Anda sudah mengecek mengenai struktur bangunan intinya terlebih dahulu. Hal ini harus Anda lakukan supaya ketika nantinya akan ada penambahan ruang, akan diminimalisasi agar tidak perlu membongkar bagian tembok rumah lama. Sama juga halnya dengan rumah tumbuh dengan konsep vertikal atau rumah tumbuh ke atas hal ini juga perlu dilakukan unutk mengecek tempat untuk meletakkan kolom-kolom agar bisa menentukan berapa jumlah kolom yang memang perlu ditambah untuk bisa menahan beban.

4. Kenaikan Harga Material Bangunan
Anda harus mengingat bahwa hampi setiap tahun, barang-barang terus mengalami kenaikan harga karena adanya inflasi. Hal ini sudah harus Anda pertimbangkan dan persiapkan dari awal mengenai perkiraan harganya. Jika tidak disiapkan dari awal mengenai rancangan biaya beberapa tahun ke depan, mungkin saja kalkulasi bujet Anda jadi tidak tepat dan malah merugikan Anda.

5. Konstruksi dan Material
Anda juga bisa menghindari kemungkinan untuk terjadinya pembongkaran karena konstruksi bangunan yang lama tidak mumpuni untuk konstruksi bangunan yang baru. Karena itu, cek lagi struktur bangunan tersebut. Jangan sampai Anda benar-benar harus membongkar konstruksi bangunan dari awal.

6. Kebutuhan Lainnya
Terlalu terfokus dengan struktur bangunan dan konstruksi bangunan jangan sampai membuat Anda lupa dengan ketersediaan air bersih, saluran air, aliran listrik dan kebutuhan lainnya. Persiapkan juga hal-hal seperti itu dengan baik. Jangan sampai terjadi perhitungan yang salah.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »